• Edukasi

    Strategi Pembelajaran Online Efektif di Pendidikan Tinggi

    Perkembangan IT saat ini sudah membawa revolusi yang sangat besar pada berbagai sektor seperti pendidikan. Aspek perkembangan yang paling menonjol yaitu adanya kuliah online. Hal tersebut mengubah cara kita dalam memandang pendidikan tinggi serta membuka pintu pembelajaran yang fleksibel dan lebih terjangkau.

    Pendidikan online ini memiliki potensi yang besar untuk berkembang besar dengan teknologi yang semakin maju. Aspek-aspek seperti kecerdasan buatan, realitas virtual, dan juga teknologi yang adaptif berpotensi mengubah bagaimana cara seseorang mengalami pembelajaran online. Hal ini bisa membuat pengalaman belajar personal yang lebih interaktif.

    Manfaat Kuliah Online

    Kuliah online ini sudah membuka pintu baru pada dunia pendidikan tinggi yang menawarkan aksesibilitas, fleksibilitas dan kesempatan pembelajaran secara lebih luas. Menggunakan pendekatan yang tepat, maka mahasiswa bisa mengatasi tantangan yang ada serta dapat memaksimalkan potensi pendidikan melalui pendidikan online ini dan berikut beberapa manfaat kuliah online.

    1. Aksesibilitas dan Fleksibilitas

    Kuliah online dapat memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan akses materi pelajaran dimana pun dan memberikan fleksibilitas yang tak dapat ditandingi dan didapatkan di pembelajaran tatap muka. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk mereka yang mempunyai komitmen lainnya seperti memiliki pekerjaan utama atau tanggung jawab keluarga.

    2. Biaya Yang Terjangkau

    Biaya pendidikan yang tinggi menjadi penghalang pada pendidikan tinggi. Dengan kuliah online dapat menawarkan solusi yang tepat untuk mengurangi biaya yang terkait dengan akomodasi, transportasi serta bahan ajar fisik.

    3. Kurikulum Yang Diversifikasi

    Pembelajaran sistem online sering menawarkan kursus lebih beragam dibanding dengan pembelajaran pendidikan fisik. Misalnya kursus-kursus niche yang tidak tersedia pada pendidikan tradisional.

    Baca juga : Metode Inovatif Dalam Pembelajaran Bahasa Asing

    Tantangan Kuliah Online

    Terdapat beberapa tantangan dalam perkuliahan berbasis online ini dan berikut diantaranya.

    1. Isu Teknis

    Pengajar dan mahasiswa mungkin akan menghadapi hambatan isu teknis misalnya koneksi internet yang kurang stabil, masalah keamanan siber, dan perangkat keras yang kurang memadai.

    2. Kurangnya Interaksi Tatap Muka

    Interaksi langsung atau tatap muka memainkan peranan yang penting pada proses belajar. Kuliah online ini membatasi aspek yang satu ini yang dapat berpengaruh pada kemampuan seorang mahasiswa untuk membangun relasi dan kolaborasi.

    3. Manajemen Waktu dan Kedisiplinan

    Pembelajaran online memerlukan tingkat kedisiplinan serta manajemen waktunya yang tinggi. Siswa harus proaktif untuk mengatur jadwal belajar dan menghindari distraksi. Kelas online yang sudah berlangsung ini adalah tantangan untuk berbagai pihak terutama pengajar, siswa dan juga orang tua.

    Berbagai metode diterapkan untuk mendapatkan tujuan pembelajaran yang maksimal. Pembelajaran online yang efektif ini diantaranya yaitu blended learning serta hybrid learning. Namun pembelajaran yang cocok untuk online yaitu model pembelajaran sinkron serta asinkron.

    Strategi Pembelajaran Online

    Strategi pembelajaran secara online yang efektif itu seperti apa? Tentunya yang membuat siswa untuk dapat belajar dengan menyenangkan serta bermakna dengan begitu tujuan pembelajaran bisa dicapai dengan baik. Oleh karena itu, pembelajaran online ini harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Namun bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.

    1. Membuat Rencana Pembelajaran

    Kunci dari kesuksesan pembelajaran online dimulai dari membuat rencana pembelajaran. Pada saat membuat rencana pembelajaran ini, pengajar, guru atau dosen sudah harus menentukan terlebih dulu tujuan pembelajaran, bahan ajar, struktur pembelajaran, media pembelajaran yang nantinya akan digunakan, evaluasi pembelajaran serta manajemen kelas.

    Baca juga : Rekomendasi Aplikasi Untuk Membuat Media Pembelajaran Interaktif

    2. Struktur Pembelajaran

    Selama pembelajaran online, permasalahan utama yang sering kali muncul yaitu kebosanan karena kurangnya keterlibatan siswa ketika pembelajaran. Pengajar sudah harus memikirkan segala permasalahan yang mungkin akan muncul di kelas dan mereka harus membuat struktur pembelajaran yang mungkin dapat meminimalisir permasalahan tersebut.

    Sistem atau teknik pembelajaran yang bisa pengajar terapkan misalnya dengan memberikan kegiatan atau energizer ice breaking yang menarik seperti mengajak siswa bergerak. Seorang guru bisa mengajak siswanya untuk menari, senam ataupun kegiatan lainnya yang membuat siswa bergerak.

    Guru menyampaikan materi pembelajaran dengan sistem yang bervariasi. Tidak hanya sekedar menggunakan metode ceramah, namun guru bisa memanfaatkan berbagai media yang menarik untuk pembelajaran dan membantu siswa agar memahami pelajaran dengan lebih baik.

    Selanjutnya melibatkan siswa pada proses pembelajaran. Biarkan siswa ikut terlibat, jangan biarkan siswa hanya diam duduk dan mendengarkan ceramah guru. Kegiatan ini melibatkan siswa seperti membuat diskusi.

    Pengajar bisa memanfaatkan fitur seperti breakout room kemudian membagi siswa pada kelompok-kelompok kecil. Namun pastikan bahwa siswa aktif dan ikut terlibat dalam diskusi tersebut dengan cara mengunjungi kelompok pada saat kegiatan diskusi sedang berlangsung.

    Kemudian selalu lakukan evaluasi di setiap pembelajaran. Evaluasi ini tidak harus memberikan siswa berbagai soal ataupun tes untuk mereka kerjakan. Evaluasi ini bisa dilakukan dengan cara bertanya kepada siswa dengan cara acak, membuat polling dan lain sebagainya tergantung pada tujuan evaluasi tersebut.

    Apabila evaluasi hanya bertujuan untuk memastikan siswa dalam memahami pelajaran bisa menggunakan teknik survey, polling dan observasi. Terakhir, ajaklah siswa melakukan refleksi dan biasakan pada akhir pelajaran ajak semua siswa untuk melakukan refleksi.

    Kemudian tanyakan apa saja yang siswa sudah pelajari, bagaimana perasaannya, kemudian hal baru apa saja yang siswa sudah pelajari, dan apakah siswa bisa menerapkan pelajaran tersebut pada kehidupan sehari-hari. Jika semua siswa sudah terbiasa melakukan refleksi seperti ini, maka siswa dapat menemukan makna dari pembelajaran tersebut.

    3. Menggunakan Teknologi

    Berbagai macam metode pembelajaran yang terbaru sering kali memanfaatkan teknologi pada pelaksanaannya. Setiap teknologi ini tidak hanya bisa membantu kelancaran kegiatan pembelajaran namun juga bisa meningkatkan keterlibatan siswa pada saat pembelajaran.

    Penggunaan teknologi ini tidak harus selalu merujuk dengan teknologi-teknologi high-tech yang memerlukan peralatan canggih. Penggunaan teknologi low tech misalnya WhatsApp pun bisa pengajar manfaatkan dalam membantu keberhasilan pembelajaran online.

    Kuncinya yaitu task before apps, jadi tentukan tujuan pembelajaran yang baru untuk mencari teknologi yang sesuai sehingga dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Contoh teknologi yang bisa pengajar manfaatkan dalam proses pembelajaran online yaitu WhatsApp, Google Classroom, Google Meet, Zoom, kuis interaktif dan berbagai aplikasi lainnya.

    4. Membuat Media Pembelajaran Menarik dan Efektif

    Seorang guru bisa mencoba membuat desain media pembelajaran dengan memakai metode design thingking. Yang pengajar harus lakukan pertama yaitu mengidentifikasi kesulitan atau masalah belajar yang terkait dengan materi yang mereka berikan. Kemudian coba membuat media yang bisa menjawab permasalahan atau kesulitan yang dihadapi siswa.

    Namun jangan langsung diterapkan, lakukan uji coba terlebih dulu. Uji coba ini bisa pengajar lakukan dengan teman-teman guru, atau siswa itu sendiri. Setelah memperoleh masukan atau feedback, pengajar bisa menyempurnakan media pembelajaran yang dipakai tersebut. Penggunaan media pembelajaran ini bisa berupa gambar, video, infografis, lagu, alat peraga, aplikasi dan lain sebagainya.

    Konsep dan strategi pembelajaran online kini tidak lagi menjadi sebuah tantangan yang besar apabila pengajar dan siswa tidak segan untuk mempelajari hal-hal baru. Belajar memahami berbagai kebutuhan siswa, mempelajari teknologi juga bisa mendukung proses belajar mengajar, serta belajar berbagai macam metode pembelajaran yang terbaru yang mungkin bisa diterapkan di kelas online.

  • Edukasi

    Metode Inovatif Dalam Pembelajaran Bahasa Asing

    Pengajaran bahasa asing yaitu proses mempelajari sebuah bahasa yang sebelumnya belum pernah digunakan untuk bahasa komunikasi sehari-hari. Pembelajaran bahasa asing ini bisa dilakukan dengan cara bertahap dan teratur. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai pengajaran bahasa asing ini.

    Metode pengajaran bahasa asing sudah mengalami berbagai perubahan seiring dengan adanya kemajuan teknologi. Metode pengajaran pada bahasa asing ini sebelumnya sering kali didasarkan pada kamus, buku teks, dan interaksi langsung antara pengajar dan siswa.

    Metode pengajaran bahasa asing salah satunya yaitu Grammar Transaltion Method (GTM) yang terkadang disebut dengan metode klasik. Ada beberapa bahasa asing yang harus dikuasai saat ini di era globalisasi seperti bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Jerman, bahasa Mandarin, bahasa Jepang dan bahasa Rusia.

    Metode Inovatif Membantu Belajar Bahasa Asing

    Mempelajari bahasa asing bisa membantu Anda untuk memaksimalkan pengalaman berada di luar negeri. Dengan mempelajari bahasa di negara tujuan, Anda bisa berkomunikasi dengan warga lokal, mengenal budaya setempat dan dapat memaksimalkan pengalaman Anda di negara tersebut.

    Salah satu bahasa asing yang sudah menjadi keahlian yang berharga saat ini di era globalisasi. Banyak orang yang kini ingin menguasai bahasa asing untuk berkomunikasi lebih luas, meningkatkan peluang karier dan memperluas pengetahuan global.

    Akan tetapi, belajar bahasa asing sering kali dianggap cukup sulit. Namun ada kabar baik untuk mereka yang akan mempelajari bahasa asing dengan cara yang menyenangkan dan lebih inovatif. Pada artikel kali ini, kami akan membahas dan menjelajah beberapa metode yang inovatif dan bisa membantu Anda untuk belajar bahasa asing dengan mudah, seperti berikut ini.

    1. Pembelajaran Berbasis Konteks

    Metode inovatif yang efektif salah satunya yaitu pembelajaran yang berbasis konteks. Dibandingkan hanya dengan menghafal kosakata serta aturan tata bahasa, belajar bahasa asing melalui situasi serta konteks yang nyata.

    Seperti, melalui simulasi percakapan maupun permainan peran dengan cara berinteraksi dalam bahasa asing. Metode yang satu ini dapat membantu mengaitkan kata-kata serta frasa di percakapan penggunaan sehari-hari. Dengan begitu akan memudahkan Anda mengingat dan menggunakan bahasa asing tersebut.

    Baca juga : Rekomendasi Aplikasi Untuk Membuat Media Pembelajaran Interaktif

    2. Pembelajaran Dengan Kemajuan Teknologi

    Kemajuan teknologi sudah membawa perubahan yang besar dalam proses pembelajaran bahasa asing. Saat ini dengan adanya platform online, aplikasi mobile, dan perangkat lunak yang interaktif, Anda bisa belajar bahasa asing kapan pun dan dimana pun.

    Berbagai aplikasi menyediakan latihan dan juga kuis interaktif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kosakata, kemampuan mendengar dan tata bahasa. Selain itu, podcast, video tutorial dan kelas online juga bisa menjadi sumber pembelajaran efektif.

    3. Menggunakan Media dan Materi Autentik

    Mempelajari bahasa asing tidak hanya terbatas pada materi buku teks saja. Penggunaan media dan materi autentik misalnya musik, film, artikel berita serta podcast bisa membantu Anda untuk terbiasa dengan cara berbicara orang asli dalam bahasa tersebut.

    Mendengar percakapan dalam film maupun lagu, mendengarkan podcast, membaca artikel berita dalam bahasa asing akan meningkatkan pemahaman serta memperkaya kosakata Anda. Hal ini juga dapat membantu Anda untuk mengenali ekspresi dan juga idiom yang umum dipakai dalam bahasa asing sehari-hari.

    4. Praktek Berbicara

    Langkah yang penting dalam menguasai bahasa asing yaitu praktik langsung dengan penutur asli. Jika memungkinkan, Anda bisa mencari celah dan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan penutur asli dalam bahasa tersebut.

    Anda bisa bergabung dengan kelas belajar bahasa asing yaitu dengan mengikuti kursus konservasi, bahkan bisa mencari teman seperjuangan berbahasa asing tersebut. Dengan melakukan percakapan aktif, Anda bisa meningkatkan kefasihan serta kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa asing tersebut.

    Baca juga : Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek dan Manfaatnya

    5. Kelompok Belajar

    Kolaborasi belajar atau kelompok belajar bahasa asing ini tidak harus dilakukan sendiri. Bergabung atau berkolaborasi belajar dengan bekerja sama dengan rekan yang sama-sama memiliki minat yang sama bisa meningkatkan motivasi serta meningkatkan kemampuan bahasa asing Anda.

    Anda bisa berdiskusi, dan saling membantu berlatih memahami konsep-konsep yang cukup sulit. Berkolaborasi dengan kelompok atau orang lain dapat membantu Anda meningkatkan kepercayaan diri berbicara dengan bahasa asing tersebut.

    Dengan menggunakan metode inovatif tersebut, belajar bahasa asing terasa lebih mudah, menjadi lebih menyenangkan, dan akan memberikan hasil yang efektif. Berbagai metode bisa dipilih sesuai dengan gaya belajar yang paling sesuai atau bisa menggabungkan beberapa metode demi mencapai kemajuan lebih cepat. Namun jangan lupa untuk selalu menjaga konsistensi, tekad yang kuat dan disiplin dalam proses pembelajaran.

    6. Teknologi

    Penggunaan teknologi bisa menciptakan pengalaman belajar bahasa asing yang lebih mendalam, seperti realitas virtual atau VR dan realitas tertambah arau AR. Aplikasi-aplikasi yang ada juga memungkinkan siswa melakukan perjalanan virtual serta melatih keterampilan dalam berbahasa asing.

    7. Game Based Learning

    Metode Game Based Learning ini menggunakan berbagai macam jenis permainan yaitu permainan papan, permainan peran, permainan video, dan permainan simulasi. Metode permainan ini memberikan situasi dimana seorang siswa bisa belajar dengan cara partisipasi aktif, umpan balik langsung dan percobaan.

    8. Flipped Classroom

    Metode pembelajaran yang satu ini memungkinkan siswa belajar berbagai materi sebelum siswa tersebut menghadiri kelas melalui berbagai video pembelajaran yang telah disediakan oleh guru. Pembelajaran inovatif ini berciri khas adanya unsur pembaharuan di dalam pembelajaran. Dimana pembaharuan ini ada karena guru ataupun siswa merasakan adanya krisis metode (anomalia), strategi dan bahkan teknik-teknik untuk memecahkan masalah belajar.

    Manfaat Belajar Bahasa Asing

    Dengan bahasa, seseorang dapat dengan mudahnya berkomunikasi dengan orang lain. Dapat dikatakan bahasa memiliki peranan yang sangat penting untuk berkomunikasi. Selain itu, di jaman modern ini hampir semua orang dituntut belajar dan menguasai bahasa asing agar mudah berkomunikasi dengan orang lain dari negara belahan dunia yang lain.

    Hal ini karena setiap negara dan bahkan daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda. Maka dengan mempelajari bahasa asing maka Anda bisa dikatakan menguasai dunia. Manfaat mempelajari bahasa asing yaitu sebagai berikut :

    1. Meningkatkan Pengetahuan Ruang Lingkup Global

    Dengan mempelajari bahasa asing dapat membantu Anda mengetahui apa yang sedang terjadi pada dunia global. Banyak di luar sana, terjadi hal tanpa kita ketahui dan sadari, dengan menguasai bahasa asing akan membuat Anda dapat berkomunikasi dan mengetahui berita yang ada di penjuru dunia.

    2. Memperdalam Pengertian dan Pemahaman Dunia Luar

    Dapat dikatakan, bahwa belajar bahasa asing akan membuat Anda memiliki rasa tenggang rasa dan toleransi yang tinggi. Anda bisa memahami dan mengerti mengenai apa yang sedang terjadi di luar sana.

    3. Membantu Meningkatkan Kapasitas Diri

    Dengan mempelajari bahasa asing dapat membuat Anda kreatif dan terampil. Anda juga bisa beradaptasi dan dapat memecahkan masalah di situasi yang asing.

    4. Menambah Nilai Positif Pada Diri Sendiri

    Dengan belajar bahasa asing, Anda bisa memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan asing dan multinasional. Anda juga bisa mendapatkan peluang menerima beasiswa luar negeri.

  • Edukasi

    Rekomendasi Aplikasi Untuk Membuat Media Pembelajaran Interaktif

    Sebagai seorang pengajar atau guru wajib untuk membuat media pembelajaran yang interaktif agar lebih mudah dalam melaksanakan tugas sebagai guru yaitu menyampaikan materi pelajaran kepada siswa dengan lebih efektif.

    Guru yang ingin membuat media pembelajaran bisa memanfaatkan beberapa aplikasi canggih yang bisa didapatkan secara gratis. Untuk mengetahui apa saja aplikasi tersebut sebaiknya lihat ulasan singkat berikut ini.

    5 Rekomendasi Aplikasi Untuk Membuat Media Pembelajaran Interaktif

    Guru yang tertarik menggunakan aplikasi untuk menciptakan media pembelajaran sebaiknya tidak perlu ikut kursus kalau ingin memakai aplikasi karena aplikasi yang saat ini sudah tersedia bisa digunakan dengan mudah.

    Guru bisa belajar cara penggunaan aplikasi dengan melihat video tutorial cara pembuatan media pembelajaran atau bisa juga membaca artikel tentang tutorial penggunaan aplikasi tersebut. Dari sekian banyak aplikasi yang bisa digunakan saat ini hanya ada beberapa yang mudah digunakan dan berikut ini beberapa rekomendasinya.

    Canva

    Aplikasi Canva adalah sebuah aplikasi pengolah visual atau grafis yang sangat populer saat ini. Aplikasi ini berbasis cloud sehingga kalau ingin menggunakan maka perlu menyambungkan perangkat yang akan digunakan dengan koneksi internet.

    Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dengan bantuan aplikasi ini yaitu membuat rangkuman materi, poster, brosur, infografis, worksheet, thumbnail YouTube, template presentasi dan lain sebagainya.

    Aplikasi Canva juga memiliki beberapa kelebihan yaitu sudah menyediakan template yang dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu. Ada 8 kategori yang digunakan untuk membedakan template di aplikasi ini yaitu dokumen, presentasi, media sosial, pendidikan, personal, event, marketing dan iklan.

    Guru cukup memilih template yang dirasa paling cocok untuk digunakan di media pembelajaran yang ingin dibuat. Untuk menggunakan aplikasi ini, guru bisa menggunakan smartphone atau komputer.

    Baca juga : Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek dan Manfaatnya

    Prezi

    Aplikasi Prezi merupakan aplikasi yang memiliki banyak persamaan dengan aplikasi Google Slide dan aplikasi PowerPoint. Aplikasi ini selain bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran, mengelola dan membuat presentasi secara online.

    Ada beberapa fitur yang dapat digunakan di aplikasi ini, salah satunya adalah yaitu Zooming User Interface. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk memperkecil dan memperbesar tampilan media presentasi secara dinamis dan fleksibel.

    Guru juga bisa memilih tampilan presentasi dengan karakteristik slide yang berurutan. Guru yang ingin mencoba aplikasi ini bisa menggunakannya secara online dan offline. Kalau ingin menggunakan secara online maka perlu mengunjungi situs resmi aplikasi ini menggunakan aplikasi browser di komputer maupun di smartphone.

    Sedangkan untuk penggunaan offline harus menginstal master aplikasi terlebih dahulu. Kalau aplikasi sudah terinstal maka bisa memakai fitur utama aplikasi ini yaitu Prezi Video, Prezi Design dan Prezi Present.

    Powtoon

    Aplikasi Powtoon merupakan aplikasi video animasi dan presentasi interaktif. Guru bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk menciptakan beberapa jenis media pembelajaran seperti video animasi, presentasi, infografis bergerak dan lain sebagainya.

    Aplikasi ini sudah dilengkapi fitur dan template yang sangat beragam untuk membantu proses pembuatan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dengan bantuan aplikasi ini, guru bisa menambahkan animation, karakter, effect, teks, background atau link di media pembelajarannya.

    Media pembelajaran yang dibuat di aplikasi ini akan terlihat lebih menarik karena aplikasi ini memungkinkan guru untuk bisa menggerakkan teks dan karakter dengan menggunakan effect yang tersedia di aplikasi.

    Media pembelajaran yang guru buat akan disimpan dalam berbagai macam bentuk format, seperti PDF, MP4 dan juga PPT. Guru bisa mengupload media tersebut di akun YouTube maupun di akun media sosial seperti Facebook dan juga Instagram.

    Baca juga : Panduan Lengkap Mengenai Sistem Informasi Manajemen Sekolah

    Assemblr Edu

    Aplikasi Assemblr Edu merupakan sebuah aplikasi yang bisa guru manfaatkan untuk membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan dan kolaboratif. Aplikasi ini sudah menyediakan mode AR dan mode 3D yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan media yang menarik dan juga informatif.

    Aplikasi ini juga sudah dilengkapi fitur yang bisa digunakan secara gratis oleh guru, contohnya fitur unggah file, bagikan visual dan juga tulis catatan. Guru bisa merealisasikan konsep-konsep abstrak dan rumit menjadi nyata dengan sangat mudah melalui aplikasi ini.

    Guru bisa menerangkan objek pembelajaran dari berbagai sudut dengan memanfaatkan mode AR dan 3D yang aplikasi sediakan. Objek akan terlihat sangat nyata sehingga guru bisa lebih mudah menerangkan materi sehingga siswa lebih cepat memahami materi. Untuk memakai aplikasi ini cukup mempersiapkan smartphone, komputer atau laptop.

    Kinemaster

    Guru yang ingin membuat media pembelajaran berupa video bisa menggunakan aplikasi Kinemaster. Aplikasi ini merupakan aplikasi gratis sangat populer yang banyak digunakan video editor, Youtuber untuk menciptakan video-video berkualitas.

    Sekarang mulai banyak guru yang menggunakan aplikasi ini untuk menciptakan video pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Untuk memperoleh aplikasi ini caranya cukup mudah yaitu mendownload aplikasi di Play Store atau App Store sesuai dengan sistem operasi perangkat yang digunakan.

    Aplikasi ini tersedia dalam dua versi yaitu berbayar dan gratis. Kalau guru tidak ingin mengeluarkan uang bisa gunakan versi gratis tapi untuk versi ini fiturnya terbatas. Agar bisa menggunakan semua fitur yang ada sebaiknya beli akun berbayar atau premium yang biaya langganannya cukup murah.

    Kalau sudah membeli akun premium nantinya bisa memakai beberapa fitur tambahan, seperti karakter kartun, transisi, efek video, jenis teks dan audio. Agar tidak kesulitan saat menggunakan aplikasi ini sebaiknya sebelum digunakan harus menonton video tutorial terlebih dahulu.

    Kriteria Media Pembelajaran Interaktif

    Media pembelajaran bisa dikatakan interaktif apabila memenuhi beberapa kriteria. Contoh kriteria media pembelajaran interaktif bisa dilihat ulasannya di bawah ini.

    Mudah Digunakan

    Media pembelajaran harus memiliki tampilan antarmuka yang sederhana agar guru dan juga siswa bisa dengan mudah menggunakan media pembelajaran tersebut. Media pembelajaran juga harus dilengkapi fitur-fitur yang dapat digunakan pengguna untuk mengakses materi-materi yang ada di media pembelajaran. Kalau media sudah mudah digunakan nantinya siswa akan lebih cepat memahami materi-materi.

    Interaktivitas Tinggi

    Media pembelajaran juga harus bisa membuat siswa lebih aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar. Agar bisa membuat hal itu terjadi maka media pembelajaran harus dilengkapi fitur-fitur menarik, contohnya adalah permainan edukatif, simulasi dan juga kuis. Fitur-fitur tersebut nantinya membantu siswa untuk bisa terlibat dalam kegiatan belajar mengajar sehingga kemampuan pemahaman materi siswa menjadi meningkat.

    Konten Berkualitas

    Materi yang disajikan di media pembelajaran harus akurat, relevan dan sesuai kurikulum pendidikan yang berlaku saat ini. Guru harus membuat konten yang menarik dan tidak terlalu sulit untuk dipahami sehingga siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar.

    Agar konten terlihat lebih menarik sebaiknya tambahkan gambar, video, audio dan animasi. Untuk bisa membuat konten yang berkualitas bisa memanfaatkan salah satu aplikasi yang sudah diulas di atas tadi.

  • Edukasi

    Panduan Lengkap Mengenai Sistem Informasi Manajemen Sekolah

    Sistem informasi manajemen sekolah adalah sistem perencanaan di lembaga sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk mengurus berbagai macam aktivitas manajemen dan administrasi sekolah agar bisa diakses secara online.

    Sistem informasi ini pertama kali diperkenalkan saat masa pandemi ketika semua aktivitas di sekolah dilakukan secara online. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan apabila menggunakan sistem ini, ulasan tentang manfaat tersebut bisa dilihat selengkapnya di bawah ini.

    Manfaat Sistem Informasi Manajemen Sekolah

    Hampir semua sekolah di Indonesia sekarang sudah menggunakan sistem informasi manajemen sekolah karena sistem ini memberikan banyak sekali manfaat untuk guru, karyawan, murid dan juga orang tua. Manfaat yang nantinya bisa didapatkan apabila menggunakan sistem ini akan dijelaskan secara singkat berikut ini.

    1. Manfaat Bagi Sekolah

    Sekolah yang sudah menggunakan sistem ini merasakan banyak manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh guru saja tetapi pihak karyawan atau staf tata usaha juga sangat merasakan manfaat dari penggunaan sistem ini. Contoh manfaat sistem ini untuk sekolah sebagai berikut.

    Memudahkan Proses Pengolahan Data

    Sistem ini apabila digunakan di lembaga pendidikan akan mempermudah guru maupun karyawan saat melakukan pengolahan data. Saat mengolah data, baik itu data akademik maupun data non akademi bisa langsung dilakukan di sistem ini. Pengguna tinggal memasukkan data-data yang ingin diolah ke dalam sistem kemudian data tersebut akan tersaji dengan lebih rapi dan terstruktur.

    Untuk pengguna yang ingin melihat data bisa langsung masuk ke dalam sistem dan mencari data yang diinginkan. Pengguna juga bisa mencetak data yang ada di sistem untuk nantinya dijadikan berkas atau untuk kepentingan lainnya.

    Kalau ingin merubah data atau menambah data juga bisa langsung melakukannya di sistem. Contoh data yang bisa disimpan di sistem ini adalah data siswa, data karyawan, data guru, data akademik sampai dengan data administrasi.

    Sarana Penghubung Antar Warga Sekolah

    Sistem ini juga sudah menyediakan platform yang bisa digunakan penggunanya untuk berkomunikasi. Pengguna bisa membagikan informasi mengenai pemberitahuan atau pengumuman terkait dengan kebijakan atau aturan baru yang ada di sekolah kepada guru, siswa dan orang tua. Untuk yang ingin mengetahui informasi atau kebijakan tersebut bisa langsung mengakses sistem ini tanpa harus meminta izin kepada pihak yang mengelola sistem.

    Informasi-informasi yang dibagikan bukan sebatas pengumuman saja tetapi informasi mengenai data keuangan sekolah seperti pembayaran uang sekolah atau pengeluaran uang sekolah juga bisa diketahui apabila memakai sistem ini. Tapi pihak yang berhak mengakses data-data tersebut hanyalah karyawan dan guru di sekolah saja.

    Baca juga : 7 Kebijakan Pendidikan Nasional Terbaru

    2. Manfaat Bagi Wali Murid

    Selain sekolah, sistem ini juga memberikan banyak manfaat untuk orang tua. Manfaat yang nantinya bisa didapatkan orang tua jika sistem ini sudah ada di sekolah adalah orang tua jadi lebih mudah memantau perkembangan anaknya di sekolah dengan melihat website sistem informasi. Ada banyak informasi yang nantinya bisa didapatkan orang tua, contohnya adalah informasi akademik anak.

    Orang tua juga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli buku saat sistem ini sudah digunakan karena buku materi pelajaran bisa diunduh di sistem informasi. Buku yang diunduh akan mempunyai format PDF yang bisa dibuka di laptop maupun di smartphone. Dengan adanya kemudahan ini maka orang tua tidak perlu susah-susah membelikan buku di toko buku untuk anaknya.

    3. Manfaat bagi Siswa

    Siswa juga merasakan manfaat ketika sistem ini sudah digunakan. Manfaat yang siswa rasakan cukup banyak sehingga tidak aneh kalau banyak sekolah yang sudah menggunakan sistem ini. Contoh manfaatnya bisa dilihat berikut ini.

    Mempermudah Mendapatkan Informasi Akademik dan Non Akademik

    Seperti yang sudah dibahas di atas tadi, sistem ini menyimpan informasi data akademik dan non akademik milik siswa sehingga siswa bisa melihat data-data tersebut tanpa harus meminta izin pihak sekolah. Dengan mengetahui data tersebut maka siswa bisa mengontrol nilainya agar tidak mengalami penurunan dan bisa meningkatkan nilai akademik.

    Memudahkan Mendapatkan Bahan Ajar

    Sistem ini juga akan membantu siswa untuk bisa menemukan materi pelajaran dengan lebih cepat. Siswa sudah tidak perlu lagi pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku pelajaran karena di sistem ini sudah tersedia buku-buku ajar elektronik yang dapat diunduh oleh siswa maupun orang tua.

    Siswa yang sedang membutuhkan bahan ajar tinggal membuka sistem kemudian mencari bahan ajar yang diinginkan dan mendownloadnya. Materi atau bahan ajar yang tersedia di sistem ini selalu diupdate oleh pengajar agar siswa bisa terus mendapatkan materi pelajaran terbaru.

    Memudahkan Menemukan Tugas dan Soal Latihan

    Selain bisa lebih cepat menemukan bahan ajar, siswa juga bisa menemukan soal-soal latihan di sistem ini. Siswa bisa cepat mendapatkan soal latihan dikarenakan guru secara rutin mengupload soal latihan yang dapat digunakan siswa untuk mengasah kemampuan yang mereka miliki. Siswa juga lebih mudah dan lebih cepat mendapatkan informasi tugas sekolah dari sistem ini.

    Baca juga : Akreditasi Sekolah: Syarat, Standar Penilaian dan Manfaat

    Kendala Menggunakan Sistem informasi Manajemen Sekolah

    Meskipun sistem informasi ini bisa memberikan banyak sekali manfaat tapi belum banyak sekolah yang dapat merasakan manfaat dari sikap tersebut karena dalam penggunaan sistem ini mengalami kendala. Contoh kendala yang umumnya dirasakan oleh pengguna sistem ini sebagai berikut.

    Kurangnya Pengetahuan Tentang Komputer

    Kendala ini biasanya dirasakan sekolah yang ada di daerah pedalaman. Biasanya siswa dan orang tua yang tinggal di daerah pedalaman masih minim pengetahuan tentang komputer sehingga tidak bisa memanfaatkan sistem ini dengan maksimal. Dengan minimnya pengetahuan tersebut membuat sistem ini hanya bisa digunakan oleh pihak sekolah saja sehingga penggunaannya tidak maksimal.

    Cara mengatasi kendala permasalahan ini adalah harus mengadakan pelatihan penggunaan komputer dan sistem informasi agar semua warga di sekolah bisa menggunakan komputer dengan baik. Dengan adanya pelatihan tersebut nantinya siswa maupun orang tua yang tadinya tidak bisa menggunakan komputer jadi bisa menggunakan komputer untuk mengakses sistem informasi.

    Fasilitas Internet Masih Kurang

    Kendala lain yang juga dirasakan adalah fasilitas internet masih sangat minim. Kurangnya fasilitas internet sudah pasti sangat mengganggu proses penggunaan sistem ini karena untuk bisa menggunakan sistem ini sangat membutuhkan koneksi internet. Fasilitas internet yang tidak memadai bisa mempersulit pengguna untuk mengelola data maupun mengakses data.

    Selain koneksi internet yang masih kurang memadai, juga ada kendala lainnya yaitu sedikitnya staf yang mau bekerja sebagai admin sistem informasi manajemen sekolah. Kalau sampai tidak ada yang mau mengisi posisi ini maka sistem informasi tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

    Kendala ini biasanya muncul dikarenakan tugas yang dilakukan admin cukup banyak sehingga jarang ada yang ingin menempati posisi tersebut. Untuk mengatasi kendala ini, sebaiknya sekolah mengadakan pelatihan untuk semua guru dan karyawan agar mereka memiliki kemampuan untuk menjadi admin.

  • Edukasi

    Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek dan Manfaatnya

    Pembelajaran Berbasis Proyek yang lebih dikenal dengan penyebutan Project-based Learning atau PjBL adalah sebuah metode pembelajaran yang bisa meningkatkan kemampuan seorang murid pada abad 21. Simak penjelasan penerapan PjBL berikut dalam artikel kali ini.

    Metode pembelajaran ini bersifat pasif yang saat ini tidak hanya cukup digunakan untuk mempersiapkan murid untuk selalu berkembang dan bertahan hidup di dunia. Hal ini dikarenakan saat ini sudah sangat banyak permasalahan yang kompleks dan tidak hanya diperlukan kemampuan dasar seperti kemampuan membaca, menulis dan juga berhitung saja, akan tetapi juga kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki pada abad ke 21.

    Kemampuan yang harus dikuasai di abad 21 ini antara lain seperti merencanakan, berpikir kritis serta kreatif, memiliki tanggung jawab baik pribadi maupun sosial, memiliki kemampuan untuk berkomunikasi yang baik dan kuat, memiliki pemahaman lintas budaya, dan mengetahui cara dan kapan penggunaan teknologi dengan tepat untuk menyelesaikan sebuah permasalahan.

    Maka dari itu, tenaga pendidik harus berupaya untuk memberikan lingkungan belajar yang kondusif untuk para peserta didiknya. Dalam perkembangannya yang sangat pesat ini, terdapat suatu metode pembelajaran dimana menjadikan peserta didiknya sebagai pusat kegiatan supaya bisa menghasilkan produk terbaik di akhir pembelajaran. Metode yang satu ini disebut dengan Project Based Learning atau PjBL dan lebih dikenal dengan istilah Pembelajaran Berbasis Proyek.

    Mengenal Apa itu Pembelajaran Berbasis Proyek

    Pembelajaran Berbasis Proyek ini adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran. Dalam metode kali ini menitikberatkan proses untuk menghasilkan hasil akhir yang berupa produk dan juga layanan tergantung dengan permasalahan yang mereka berikan. Dengan begitu murid akan diberikan kebebasan dalam menentukan aktivitas belajar mereka sendiri sehingga menciptakan hasil yang berupa produk terbaik.

    Dalam metode yang satu ini sangat dipengaruhi keaktifan murid di dalam kelas. Dengan begitu murid akan terlibat langsung dalam merancang, mengembangkan serta menciptakan solusi yang terbaik untuk menjawab permasalahan yang mereka berikan.

    Metode Pembelajaran Berbasis Proyek ini juga selaras dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Memasukkan permasalahan yang terjadi di dunia nyata dan teknologi pada proses belajar menggunakan pendekatan berbasis proyek ini murid didorong sebagai pekerja yang pemikir kritis, mandiri dan pembelajar seumur hidup.

    Metode ini tidak hanya merupakan sebuah cara dalam proses belajar saja, akan tetapi juga merupakan cara untuk mengajarkan bagaimana cara bekerja sama. Sebagai seorang tenaga pendidik pun bisa berkomunikasi dengan rekan sesama guru yang lainnya dan berkomunikasi dengan pihak orang tua maupun wali murid.

    Hal tersebut juga bisa meruntuhkan berbagai permasalahan dan hambatan yang tak terlihat misalnya seperti ketakutan dalam memulai sesuatu yang baru sampai sekat batas yang tidak terlihat di dalam kelas.

    Baca juga : Panduan Lengkap Mengenai Sistem Informasi Manajemen Sekolah

    Manfaat Pembelajaran Berbasis Proyek

    Metode Pembelajaran Berbasis Proyek ini bisa memberikan beberapa manfaat seperti :

    1. Memberikan tenaga pendidik lebih banyak kesempatan untuk melakukan asesmen atau penilaian.
    2. Memberikan kesempatan kepada murid untuk dapat menunjukkan kemampuan diri mereka untuk bekerja secara mandiri.
    3. Bisa menunjukkan kemampuan peserta didik untuk menerapkan keterampilan yang mereka inginkan seperti melakukan penelitian dan riset.
    4. Dapat Mengembangkan kemampuan kerja sama antara murid dengan rekan-rekannya.
    5. Memungkinkan seorang tenaga pendidik mengenal lebih tentang siswanya sebagai manusia.
    6. Membantu tenaga pendidik untuk berkomunikasi dengan progresif dan lebih bermakna dengan siswa dan sekelompok siswa tentang berbagai masalah yang ada.

    Secara singkat, manfaat penerapan metode pembelajaran ini dapat memberikan hasil penilaian yang otentik, mendapatkan hasil evaluasi perkembangan setiap murid di dalam kelas hingga dapat melatih sikap proaktif seorang murid dalam memecahkan permasalahan.

    Langkah Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek

    Sebagai wujud dari pendekatan pedagogis dalam pembelajaran berbasis Proyek ini membutuhkan beberapa langkah utama yang dapat dilakukan sebagai berikut ini.

    1. Mengidentifikasi Jenis Permasalahan

    Metode Pembelajaran Berbasis Proyek ini sebaiknya dimulai dari menanyakan permasalahan kepada siswa di dalam kelas misalnya masalah apa yang sedang murid coba selesaikan, pendapat apa yang mereka akan kemukakan tentang penyebab dari masalah tersebut.

    Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka dapat membantu murid untuk dapat menggambarkan permasalahan dalam konteks yang benar. Sebab jika siswa memecahkan sebuah persoalan di dunia nyata harus tetap mempertimbangkan manfaat akhir apa dari solusi yang telah mereka temukan.

    Baca juga : 7 Kebijakan Pendidikan Nasional Terbaru

    2. Membuat ide-ide solusi

    Siswa diberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi tentang ide yang bisa digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Yang harus ditekankan yaitu bukan menghasilkan ide yang tepat saja, akan tetapi menghasilkan berbagai ide. Siswa bisa memikirkan ide-ide pemecahan permasalahan atau solusi yang liar namun masih fokus terhadap masalah yang mereka selesaikan.

    Anda bisa membuat panduan pada sesi brainstorming ide misalnya memberikan semua siswa kesempatan untuk mengungkapkan berbagai idenya hingga menunda asesmen atas gagasan atau ide siswa yang lainnya. Hal tersebut akan menciptakan sesi diskusi mengenai brainstorming ide dengan produktif.

    3. Membuat Prototipe Solusi

    Merancang dan membuat sebuah prototipe solusi adalah fase lanjutan dalam metode Pembelajaran Berbasis Proyek. Maksud dari prototipe ini bisa berupa rangkaian cerita, bermain sebuah peran sampai membuat objek dari berbagai bahan yang tersedia seperti stik es krim, pipa, dan karet gelang. Tujuan pembuatan prototipe ini yaitu untuk memperluas ide maupun gagasan yang dihasilkan selama diskusi dan menyampaikannya dalam bentuk gambaran solusi terhadap sebuah permasalahan.

    Prototipe ini bisa mengemukakan asumsi siswa dan tantangan yang mungkin sebelumnya tidak diketahui. Dengan membuat sebuah prototipe ini yang sederhana, siswa juga bisa mengulangi pembuatan rancangan desain yang mereka inginkan dengan cepat, tepat dan mudah serta memasukkan berbagai kritik dan saran pada rancangan mereka untuk menyempurnakan ide dan solusi mereka.

    4. Pengujian Hasil Solusi

    Dalam pengujian ini memungkinkan siswa untuk mengetahui seberapa tepat produk atau layanan yang mereka berikan di dalam kehidupan nyata. Dalam pengujian ini juga bisa memberikan siswa feedback yang penting tentang solusi mereka dan menghasilkan pertanyaan baru untuk dapat dipertimbangkan.

    Misalnya apakah solusi tersebut dapat berjalan sesuai rencana? Apabila tidak, maka apa saja yang perlu diubah dari adanya solusi tersebut. Dengan demikian, pengujian ini dapat merangsang proses berpikir yang kritis dan kemampuan refleksi siswa.

    Kesimpulannya adalah ketika kita berada di tengah-tengah era perkembangan zaman yang mewajibkan semua orang untuk memiliki berbagai kemampuan yang dibutuhkan di abad ke 21. Kita dapat meningkatkan kemampuan SDM Indonesia di dunia pendidikan. Cara yang dapat diterapkan salah satunya yaitu dengan menerapkan metode Pembelajaran Berbasis Proyek di kelas.

    Metode ini bisa melatih sikap proaktif siswa dalam memecahkan sebuah persoalan, mengasah kemampuan dalam berpikir kritis, dan melatih sikap kolaboratif siswa dengan teman sekelasnya untuk menciptakan layanan dan produk pada sebuah permasalahan. Demikian informasi mengenai Metode Pembelajaran Berbasis Proyek yang diterapkan di abad 21 ini.

  • Edukasi

    7 Kebijakan Pendidikan Nasional Terbaru

    Pemerintah Indonesia selalu membuat kebijakan-kebijakan baru agar masyarakat lebih sejahtera. Salah satu kebijakan yang sering sekali diperbaharui adalah kebijakan pendidikan nasional. Menteri pendidikan selalu membuat kebijakan baru agar generasi muda lebih pintar dan para pengajar bisa lebih berkualitas.

    Untuk mengetahui apa saja kebijakan baru yang sudah dibuat menteri pendidikan atau pemerintahan Indonesia sebaiknya lihat ulasan berikut ini.

    Kebijakan Pendidikan Baru pada Sistem Pendidikan

    Setiap tahunnya pasti ada kebijakan pendidikan baru yang harus dipatuhi oleh semua institusi pendidikan. Semua pihak yang ada di institusi pendidikan wajib untuk mengikuti semua kebijakan tersebut karena kebijakan dibuat dengan tujuan menciptakan pendidikan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia.

    Contoh kebijakan yang saat ini sudah berlaku dan dapat dipatuhi bisa dilihat selengkapnya berikut ini.

    1. Menerapkan Pembinaan dan Kolaborasi Antar Sekolah

    Menteri pendidikan mulai menerapkan kolaborasi dan perbedaan antar sekolah yang sebelumnya belum diterapkan di Indonesia. Sebelum adanya kebijakan ini, pemangku kepentingan atau pihak yang ada di instansi pendidikan hanya bekerja dengan sistem yang mereka miliki atau hanya menggunakan sistem yang tertutup.

    Sekolah-sekolah juga masih terlalu fokus pada peraturan dan administrasi yang cukup membebani. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan agar sekolah mau merubah sistem yang mereka gunakan dari sistem tertutup menjadi sistem terbuka dengan adanya kerja sama antar pihak yang bersangkutan.

    Untuk mewujudkan harapan tersebut ada 4 poin yang harus diwujudkan yaitu program pembelajaran sebaya, sekolah penggerak, pendidikan informal berbasis nilai dan pengelolaan administrasi bersama. Kebijakan ini ditunjukkan untuk semua tingkatan sekolah mulai dari TK sampai SMA dan sekolah informal.

    Baca juga : Akreditasi Sekolah: Syarat, Standar Penilaian dan Manfaat

    2. Meningkatkan Kualitas Pengajar dan Kepala Sekolah

    Menurut menteri pendidikan, saat ini sekolah masih terlalu fokus pada urusan administrasi sehingga program-program untuk mengembangkan kualitas guru dan kepala sekolah kurang diperhatikan. Maka dari itu dibuatlah kebijakan baru yaitu meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah.

    Untuk bisa meningkatkan kualitas pengajar dan kepala sekolah caranya adalah memperbaiki sistem perekrutan guru dan kepala sekolah. Perekrutan guru sekarang dibuat lebih ketat dan lebih sulit agar guru-guru yang diterima merupakan guru kualitas yang mampu mengajar dengan baik dan memiliki banyak pengetahuan sesuai dengan mapel yang mereka ajar.

    Cara lainnya adalah meningkatkan kualitas pelatihan guru dan kepala sekolah. Guru maupun kepala sekolah diwajibkan untuk rutin mengikuti pelatihan agar kemampuan dalam mengajar maupun mengurus manajemen data menjadi lebih bagus.

    3. Membangun Platform Pendidikan Berbasis Teknologi

    Pemerintahan Indonesia khususnya Kementerian Pendidikan mulai membangun beberapa peraturan Pendidikan Nasional yang berbasis teknologi. Platform ini dibangun dengan memenuhi 5 kriteria yaitu relevan, interdisipliner, kolaboratif, berbasis proyek dan berpusat pada siswa. Pemerintah bukan hanya sebatas membuat platform saja tetapi juga menyediakan sarana dan prasarana untuk menggunakan platform tersebut.

    Pemerintah juga mengadakan pelatihan cara penggunaan platform agar semua pihak bisa menggunakan platform dengan baik sehingga bisa merasakan manfaat dari penggunaan platform tersebut. Dengan adanya platform ini diharapkan manajemen administrasi akademik dan non akademik lebih mudah dilakukan.

    4. Memperbaiki Kurikulum Nasional

    Pemerintah juga mulai melakukan perbaikan kurikulum nasional, pedagogi dan juga sistem penilaian. Perbaikan ini perlu dilakukan agar kompetensi yang ditanamkan di dalam diri generasi masa depan menjadi lebih tepat. Perbaikan yang dilakukan mulai dari penyederhanaan konteks materi, pengembangan karakter, fokus pada literasi dan numerasi, berbasis kompetensi dan juga fleksibel.

    Tujuan melakukan semua perbaikan tersebut agar terbentuk karakteristik pelajar Pancasila di generasi muda masa depan. Pemerintah dalam melakukan perbaikan pedagogi dan penilaian menggunakan tiga sistem yaitu survei karakter, asesmen kompetisi minimum dan juga survei lingkungan belajar.

    Baca juga : Strategi Pembelajaran Online Efektif di Pendidikan Tinggi

    5. Membangun Lingkungan Belajar Masa Depan

    Pemerintah juga merencanakan untuk membangun lingkungan belajar atau sekolah masa depan. Pembangunan ini meliputi lima aspek yaitu memanfaatkan teknologi kreatif, kolaboratif, sistem pembelajaran berbasis pengalaman dan aman serta inklusif. Penjelasan mengenai aspek-aspek tersebut bisa dilihat berikut ini .

    • Aman dan inklusif di sini meliputi fasilitas darurat, bebas kerusakan, bebas dari perundungan atau diskriminasi dan ramah disabilitas.
    • Pemanfaatan teknologi meliputi komputer untuk semua siswa, kelas digital yang sudah dilengkapi fasilitas internet serta pembelajaran secara daring.
    • Kolaboratif yaitu memberikan kemudahan dalam mengatur ruang kelas menjadi beberapa kelompok agar terbangun kerja sama tim, jiwa kepemimpinan dan juga rasa empati.
    • Kreatif memungkinkan pengaturan ruang kelas yang sesuai kebutuhan atau preferensi siswa dan guru untuk meningkatkan kreativitas.
    • Sistem pembelajaran berbasis pengalaman akan dilakukan melalui interaksi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat serta melakukan eksplorasi untuk menyelesaikan masalah yang ada di dunia nyata.

    Dengan mengikuti semua aspek tersebut maka bisa terbentuk lingkungan belajar yang kondusif untuk siswa dan juga pengajar. Selain itu, perundungan yang saat ini masih sering ditemukan bisa dihilangkan dengan mengikuti aspek-aspek tersebut.

    6. Membentuk Pendidikan Taraf Dunia

    Pemerintah juga membentuk pendidikan di Indonesia setaraf pendidikan kelas dunia dengan cara mempererat hubungan industri dan kemitraan global. Pemerintah melakukan diferensiasi misi pendidikan tinggi dengan tiga target yaitu membangun satu PT unggul pada setiap provinsi di Indonesia sebagai motor pembangunan daerah dan nasional, membangun PT bereputasi dunia sebagai pusat inovasi untuk daya saing bangsa dan terakhir adalah memperluas akses PT dan juga membentuk ekosistem life long learning.

    7. Menyederhanakan Mekanisme Akreditasi

    Pemerintah juga mulai menyederhanakan mekanisme akreditasi karena selama ini mekanisme akreditasi masih sangat rumit disebabkan kewajiban sekolah untuk memperbaharui akreditasi di setiap 4 tahun sekali yang berfokus pada bidang administrasi. Pada kebijakan yang baru ini, mekanisme akreditasi lebih bersifat otomatis yang berbasis data dengan mengombinasikan komunitas dan standar pemerintah sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

    Kebijakan ini akan memungkinkan otonomi di dalam institusi pendidikan yang terbagi dalam empat aspek yaitu kurikulum, guru, kemitraan dan manajemen. Otonomi ini bisa diterapkan di sekolah swasta maupun di sekolah negeri. Dengan dibuatnya kebijakan ini diharapkan sekolah lebih mudah dalam mengurus akreditasi sekolah.

    Langkah Yang Tepat Dalam Menanggapi Kebijakan Pendidikan Terbaru

    Semua pihak wajib untuk menanggapi kebijakan pendidikan yang sudah disebutkan di atas tadi dengan sangat baik agar nantinya apa yang menjadi tujuan pemerintah dalam membuat kebijakan tersebut bisa tercapai dengan cepat. Agar pihak-pihak mampu mengikuti semua kebijakan tersebut maka setiap kali ada informasi mengenai kebijakan baru harus benar-benar memahami kebijakan tersebut agar bisa langsung menerapkannya.

    Kalau memang merasa kurang memahami kebijakan pendidikan sebaiknya tanyakan kepada pihak yang lebih bersangkutan agar mendapatkan informasi yang lebih detail sehingga dalam menerapkan kebijakan tanpa mengalami kendala apa pun. Dengan mengikuti semua kebijakan yang ada maka dipastikan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi lebih bagus. Selain itu, generasi muda di masa depan juga akan lebih berkualitas.

  • Edukasi

    Akreditasi Sekolah: Syarat, Standar Penilaian dan Manfaat

    Akreditasi adalah sebuah pengakuan pada sekolah atau lembaga pendidikan yang diberikan oleh instansi yang mempunyai kewenangan setelah sekolah tersebut dinilai dan memenuhi persyaratan tertentu. Proses penilaian yang dilakukan ini disebut asesor dan penilaian ini dilakukan berdasarkan standar mutu yang sudah ditentukan.

    Ada berbagai macam syarat dan standar yang terus dipenuhi agar sekolah mendapatkan akreditasi yang bagus. Untuk tahu apa saja syarat akreditasi sekolah ini sebaiknya baca ulasan berikut ini.

    Syarat Akreditasi Untuk Semua Jenis Sekolah

    Akreditasi wajib dilakukan secara rutin dan berkesinambungan agar dapat memastikan bahwa sebuah sekolah masih layak beroperasi atau tidak. Jadi bisa disimpulkan kalau yang namanya akreditasi sekolah sangat menentukan kualitas sebuah sekolah.

    Untuk bisa mendapatkan akreditasi dengan nilai yang cukup bagus maka sekolah perlu memenuhi beberapa persyaratan yang disesuaikan dengan jenis pendidikan atau sekolah di Indonesia. Beberapa persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Syarat untuk Pendidikan Umum

    Sekolah pendidikan umum mulai dari jenjang taman kanak-kanak sampai universitas, baik itu negeri atau swasta wajib memenuhi persyaratan agar memperoleh akreditasi. Persyaratan yang harusnya dipenuhi pendidikan umum bisa dilihat selengkapnya berikut ini.

    • Sudah meluluskan peserta didik
    • Sudah melaksanakan kurikulum sesuai dengan aturan yang berlaku
    • Mempunyai sarana dan prasarana untuk kebutuhan pendidikan
    • Mempunyai pendidik dan tenaga kependidikan
    • Mempunyai siswa atau peserta didik di semua tingkatan kelas
    • Sudah mempunyai surat keputusan operasional atau pendirian madrasah atau sekolah

    Semua persyaratan tersebut wajib untuk dipenuhi pihak sekolah. Kalau sampai ada satu persyaratan yang tidak dipenuhi maka lembaga yang melakukan proses penilaian bisa saja tidak menaikkan akreditasi atau bahkan malah menurunkan akreditasi sekolah.

    Baca juga : Strategi Pembelajaran Online Efektif di Pendidikan Tinggi

    2. Syarat untuk SLB atau Pendidikan Luar Biasa

    Pendidikan luar biasa atau SLB juga harus memenuhi persyaratan agar akreditasinya bagus. Persyaratan untuk pendidikan luar biasa berbeda dengan pendidikan umum dan berikut adalah beberapa contoh persyaratannya.

    • Sudah melaksanakan pendidikan atau pembelajaran selama 3 tahun untuk SMPLB dan SMALB, sedangkan untuk SDLB harus melaksanakan pendidikan selama 6 tahun berturut-turut
    • Mempunyai fasilitas dan sumber daya bersama
    • Mempunyai tenaga kependidikan dan tenaga pendidik
    • Mempunyai sarpras atau sarana dan prasarana pendidikan
    • Sudah memiliki surat keputusan pendirian sekolah

    Semua persyaratan akreditasi tersebut harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum penilaian akreditasi dimulai agar penilaian akreditasi bisa berlangsung dengan lancar dan cepat.

    3. Syarat untuk SILN atau Sekolah Indonesia Luar Negeri

    Sekolah Indonesia luar negeri juga harus mempunyai akreditasi dan untuk mendapatkannya juga harus memenuhi persyaratan. Contoh persyaratan untuk sekolah Indonesia luar negeri yang ingin mendapatkan akreditasi bisa dilihat berikut ini.

    • Memiliki tenaga pendidik dan kependidikan
    • Sudah mempunyai surat keputusan pendirian atau operasional sekolah
    • Memiliki sarpras pendidikan atau sarana dan prasarana pendidikan
    • Sudah menjalankan kurikulum yang berlaku di Indonesia
    • Sudah meluluskan siswa atau peserta didik

    Setelah sekolah memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut nantinya penilaian akan langsung dilakukan dan hasil dari penilaian bersifat rahasia jadi selama proses penilaian tidak akan ada bocoran mengenai nilai yang didapatkan sekolah.

    Baca juga : Metode Inovatif Dalam Pembelajaran Bahasa Asing

    Standar Penilaian Akreditasi Sekolah

    Standar kelayakan sekolah yang akan dinilai di saat akreditasi berlangsung bukan hanya ketersediaan guru dan pegawai saja tapi ada aspek-aspek lainnya yang nantinya akan dinilai sampai akhirnya mendapatkan hasil akreditasi. Aspek atau komponen tersebut nantinya akan dinilai secara kuantitatif dan kualitatif sehingga mendapatkan nilai akhir yang menentukan status akreditasi sekolah.

    Semakin tinggi nilai akhir yang didapatkan maka semakin bagus status akreditasi sekolah. Status akreditasi memiliki beberapa tingkatan sesuai nilai akhir yang sudah didapatkan sekolah, berikut ini beberapa contoh tingkatan status akreditasi tersebut.

    • Nilai akhir 0 sampai 60 artinya sekolah tidak memenuhi standar dan tidak memperoleh akreditasi
    • Nilai akhir 61 sampai 70 artinya sekolah masih kurang dan tidak berhak memperoleh akreditasi
    • Nilai akhir 71 sampai 80 artinya sekolah mendapatkan akreditasi C
    • Nilai akhir 81 sampai 90 artinya sekolah memperoleh akreditasi B
    • Nilai akhir 91 sampai 100 artinya sekolah akreditasinya A

    Untuk sekolah yang ingin mendapatkan nilai akhir yang bagus harus benar-benar memenuhi semua kriteria dan persyaratan yang dibuat oleh instansi yang bertugas melakukan asesor. Jika memang sekolah mendapatkan nilai yang sangat jelek maka bisa mengajukan akreditasi di tahun berikutnya.

    Manfaat Akreditasi Sekolah Yang Perlu Diketahui

    Sekolah harus bisa memperoleh akreditasi karena yang namanya akreditasi sekolah bisa mendatangkan banyak manfaat untuk sekolah. Contoh manfaat akreditasi sekolah yang nantinya bisa dirasakan oleh sekolah akan diulas di bawah ini.

    Menjamin Mutu dan Kualitas Pendidikan

    Akreditasi sekolah memastikan bahwa sebuah sekolah mampu memenuhi standar pendidikan yang diakui secara nasional maupun internasional. Hal ini akan menjamin kualitas pendidikan yang diberikan sekolah kepada siswa. Jadi kalau sekolah sudah mendapatkan akreditasi A berarti kualitas pendidikannya sangat bagus, baik itu di bidang akademik maupun bidang non akademik.

    Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Orang Tua

    Sekolah yang sudah terakreditasi akan mendapatkan pengakuan dari orang tua dan masyarakat. Orang tua lebih percaya dengan sekolah yang terakreditasi karena sudah memenuhi standar pendidikan yang berlaku di Indonesia maupun internasional. Jadi semakin bagus akreditasi sebuah sekolah maka akan semakin banyak orang tua yang mempercayakan anak mereka belajar di sekolah tersebut.

    Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

    Saat proses akreditasi dilakukan sekolah diwajibkan untuk menyediakan informasi dan data yang relevan mengenai operasional dan kinerja sekolah. Hal ini akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi sekolah terhadap berbagai macam pemangku kepentingan termasuk orang tua, mahasiswa dan juga pemerintah.

    Meningkatkan Daya Saing Antar Sekolah

    Sekolah yang sudah mempunyai status akreditasi yang bagus akan lebih dihargai dan dipilih oleh siswa maupun orang tua karena kualitas pendidikan di sekolah sudah terbukti bagus. Hal inilah yang nantinya akan membuat daya saing antar sekolah di institusi pendidikan akan semakin ketat. Setiap sekolah akan berlomba-lomba untuk memperoleh status akreditasi agar memperoleh banyak siswa dan mendapatkan kepercayaan orang tua.

    Mempermudah Akses Sekolah ke Sumber Daya

    Sekolah terakreditasi akan lebih mudah memperoleh akses ke berbagai macam sumber daya dan pendanaan baik itu dari pemerintah maupun dari lembaga swasta. Akan ada banyak program beasiswa dan dana hibah yang bisa didapatkan sekolah yang nantinya bisa diberikan kepada siswa. Program beasiswa tersebut bisa diperoleh karena sekolah sudah memperoleh kepercayaan dari lembaga swasta maupun instansi pemerintah yang sering mengadakan program beasiswa.

    Meningkatkan Motivasi Pengajar dan Karyawan

    Akreditasi merupakan bentuk pengakuan atas semua kerja keras dan dedikasi yang sudah diberikan pengajar serta staf sekolah dalam memberikan pendidikan berkualitas. Hal ini tentunya bisa meningkatkan motivasi dan moral karyawan maupun pengajar agar terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja untuk menyediakan pendidikan yang jauh lebih berkualitas.