
Akreditasi adalah sebuah pengakuan pada sekolah atau lembaga pendidikan yang diberikan oleh instansi yang mempunyai kewenangan setelah sekolah tersebut dinilai dan memenuhi persyaratan tertentu. Proses penilaian yang dilakukan ini disebut asesor dan penilaian ini dilakukan berdasarkan standar mutu yang sudah ditentukan.
Ada berbagai macam syarat dan standar yang terus dipenuhi agar sekolah mendapatkan akreditasi yang bagus. Untuk tahu apa saja syarat akreditasi sekolah ini sebaiknya baca ulasan berikut ini.
Syarat Akreditasi Untuk Semua Jenis Sekolah

Akreditasi wajib dilakukan secara rutin dan berkesinambungan agar dapat memastikan bahwa sebuah sekolah masih layak beroperasi atau tidak. Jadi bisa disimpulkan kalau yang namanya akreditasi sekolah sangat menentukan kualitas sebuah sekolah.
Untuk bisa mendapatkan akreditasi dengan nilai yang cukup bagus maka sekolah perlu memenuhi beberapa persyaratan yang disesuaikan dengan jenis pendidikan atau sekolah di Indonesia. Beberapa persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Syarat untuk Pendidikan Umum
Sekolah pendidikan umum mulai dari jenjang taman kanak-kanak sampai universitas, baik itu negeri atau swasta wajib memenuhi persyaratan agar memperoleh akreditasi. Persyaratan yang harusnya dipenuhi pendidikan umum bisa dilihat selengkapnya berikut ini.
- Sudah meluluskan peserta didik
- Sudah melaksanakan kurikulum sesuai dengan aturan yang berlaku
- Mempunyai sarana dan prasarana untuk kebutuhan pendidikan
- Mempunyai pendidik dan tenaga kependidikan
- Mempunyai siswa atau peserta didik di semua tingkatan kelas
- Sudah mempunyai surat keputusan operasional atau pendirian madrasah atau sekolah
Semua persyaratan tersebut wajib untuk dipenuhi pihak sekolah. Kalau sampai ada satu persyaratan yang tidak dipenuhi maka lembaga yang melakukan proses penilaian bisa saja tidak menaikkan akreditasi atau bahkan malah menurunkan akreditasi sekolah.
Baca juga : Strategi Pembelajaran Online Efektif di Pendidikan Tinggi
2. Syarat untuk SLB atau Pendidikan Luar Biasa
Pendidikan luar biasa atau SLB juga harus memenuhi persyaratan agar akreditasinya bagus. Persyaratan untuk pendidikan luar biasa berbeda dengan pendidikan umum dan berikut adalah beberapa contoh persyaratannya.
- Sudah melaksanakan pendidikan atau pembelajaran selama 3 tahun untuk SMPLB dan SMALB, sedangkan untuk SDLB harus melaksanakan pendidikan selama 6 tahun berturut-turut
- Mempunyai fasilitas dan sumber daya bersama
- Mempunyai tenaga kependidikan dan tenaga pendidik
- Mempunyai sarpras atau sarana dan prasarana pendidikan
- Sudah memiliki surat keputusan pendirian sekolah
Semua persyaratan akreditasi tersebut harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum penilaian akreditasi dimulai agar penilaian akreditasi bisa berlangsung dengan lancar dan cepat.
3. Syarat untuk SILN atau Sekolah Indonesia Luar Negeri
Sekolah Indonesia luar negeri juga harus mempunyai akreditasi dan untuk mendapatkannya juga harus memenuhi persyaratan. Contoh persyaratan untuk sekolah Indonesia luar negeri yang ingin mendapatkan akreditasi bisa dilihat berikut ini.
- Memiliki tenaga pendidik dan kependidikan
- Sudah mempunyai surat keputusan pendirian atau operasional sekolah
- Memiliki sarpras pendidikan atau sarana dan prasarana pendidikan
- Sudah menjalankan kurikulum yang berlaku di Indonesia
- Sudah meluluskan siswa atau peserta didik
Setelah sekolah memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut nantinya penilaian akan langsung dilakukan dan hasil dari penilaian bersifat rahasia jadi selama proses penilaian tidak akan ada bocoran mengenai nilai yang didapatkan sekolah.
Baca juga : Metode Inovatif Dalam Pembelajaran Bahasa Asing
Standar Penilaian Akreditasi Sekolah
Standar kelayakan sekolah yang akan dinilai di saat akreditasi berlangsung bukan hanya ketersediaan guru dan pegawai saja tapi ada aspek-aspek lainnya yang nantinya akan dinilai sampai akhirnya mendapatkan hasil akreditasi. Aspek atau komponen tersebut nantinya akan dinilai secara kuantitatif dan kualitatif sehingga mendapatkan nilai akhir yang menentukan status akreditasi sekolah.
Semakin tinggi nilai akhir yang didapatkan maka semakin bagus status akreditasi sekolah. Status akreditasi memiliki beberapa tingkatan sesuai nilai akhir yang sudah didapatkan sekolah, berikut ini beberapa contoh tingkatan status akreditasi tersebut.
- Nilai akhir 0 sampai 60 artinya sekolah tidak memenuhi standar dan tidak memperoleh akreditasi
- Nilai akhir 61 sampai 70 artinya sekolah masih kurang dan tidak berhak memperoleh akreditasi
- Nilai akhir 71 sampai 80 artinya sekolah mendapatkan akreditasi C
- Nilai akhir 81 sampai 90 artinya sekolah memperoleh akreditasi B
- Nilai akhir 91 sampai 100 artinya sekolah akreditasinya A
Untuk sekolah yang ingin mendapatkan nilai akhir yang bagus harus benar-benar memenuhi semua kriteria dan persyaratan yang dibuat oleh instansi yang bertugas melakukan asesor. Jika memang sekolah mendapatkan nilai yang sangat jelek maka bisa mengajukan akreditasi di tahun berikutnya.
Manfaat Akreditasi Sekolah Yang Perlu Diketahui
Sekolah harus bisa memperoleh akreditasi karena yang namanya akreditasi sekolah bisa mendatangkan banyak manfaat untuk sekolah. Contoh manfaat akreditasi sekolah yang nantinya bisa dirasakan oleh sekolah akan diulas di bawah ini.
Menjamin Mutu dan Kualitas Pendidikan
Akreditasi sekolah memastikan bahwa sebuah sekolah mampu memenuhi standar pendidikan yang diakui secara nasional maupun internasional. Hal ini akan menjamin kualitas pendidikan yang diberikan sekolah kepada siswa. Jadi kalau sekolah sudah mendapatkan akreditasi A berarti kualitas pendidikannya sangat bagus, baik itu di bidang akademik maupun bidang non akademik.
Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Orang Tua
Sekolah yang sudah terakreditasi akan mendapatkan pengakuan dari orang tua dan masyarakat. Orang tua lebih percaya dengan sekolah yang terakreditasi karena sudah memenuhi standar pendidikan yang berlaku di Indonesia maupun internasional. Jadi semakin bagus akreditasi sebuah sekolah maka akan semakin banyak orang tua yang mempercayakan anak mereka belajar di sekolah tersebut.
Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Saat proses akreditasi dilakukan sekolah diwajibkan untuk menyediakan informasi dan data yang relevan mengenai operasional dan kinerja sekolah. Hal ini akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi sekolah terhadap berbagai macam pemangku kepentingan termasuk orang tua, mahasiswa dan juga pemerintah.
Meningkatkan Daya Saing Antar Sekolah
Sekolah yang sudah mempunyai status akreditasi yang bagus akan lebih dihargai dan dipilih oleh siswa maupun orang tua karena kualitas pendidikan di sekolah sudah terbukti bagus. Hal inilah yang nantinya akan membuat daya saing antar sekolah di institusi pendidikan akan semakin ketat. Setiap sekolah akan berlomba-lomba untuk memperoleh status akreditasi agar memperoleh banyak siswa dan mendapatkan kepercayaan orang tua.
Mempermudah Akses Sekolah ke Sumber Daya
Sekolah terakreditasi akan lebih mudah memperoleh akses ke berbagai macam sumber daya dan pendanaan baik itu dari pemerintah maupun dari lembaga swasta. Akan ada banyak program beasiswa dan dana hibah yang bisa didapatkan sekolah yang nantinya bisa diberikan kepada siswa. Program beasiswa tersebut bisa diperoleh karena sekolah sudah memperoleh kepercayaan dari lembaga swasta maupun instansi pemerintah yang sering mengadakan program beasiswa.
Meningkatkan Motivasi Pengajar dan Karyawan
Akreditasi merupakan bentuk pengakuan atas semua kerja keras dan dedikasi yang sudah diberikan pengajar serta staf sekolah dalam memberikan pendidikan berkualitas. Hal ini tentunya bisa meningkatkan motivasi dan moral karyawan maupun pengajar agar terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja untuk menyediakan pendidikan yang jauh lebih berkualitas.


